Delta Air Lines menambahkan bahwa, sebagai tindakan pencegahan, awak penerbangan sempat menyatakan keadaan darurat guna memperoleh prioritas penanganan dari Pengontrol Lalu Lintas Udara.
Meski demikian, juru bicara bandara, Tonya Hope, menegaskan bahwa peristiwa itu bukan termasuk pendaratan darurat.
“Pesawat mendarat dengan selamat di SAT dan seluruh penumpang telah meninggalkan pesawat. Panggilan awal diterima terkait kebakaran mesin, namun setelah diperiksa tidak ada indikasi kebakaran. Semua penumpang selamat dan operasional bandara tidak terdampak,” tegas Hope.
Saat ini, tim perawatan Delta masih melakukan evaluasi terhadap pesawat tersebut. Sementara itu, Federal Aviation Administration (FAA) menyatakan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Para penumpang kemudian dialihkan ke penerbangan alternatif agar tetap dapat tiba di tujuan tepat waktu.
“Kami meminta maaf kepada pelanggan kami atas keterlambatan perjalanan mereka,” tutup pihak Delta Air Lines.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur_muhammad






