WARTABANJAR.COM, TANJUNG- Menjelang bulan suci Ramadhan, pelaku usaha makanan siap saji, khususnya penjual takjil untuk berbuka puasa, diimbau agar lebih memperhatikan aspek kebersihan dan keamanan pangan.
Imbauan tersebut disampaikan Kepala BPOM Tabalong, Taufiqurrahman di ruang kerjanya, Kantor BPOM Tabalong, komplek Propernas, Kelurahan Mabuun, Kecamatan Murung Pudak, Rabu (4/2/2026).
Ia menekankan, proses pembuatan makanan dan minuman siap saji harus dilakukan secara higienis menggunakan bahan-bahan yang aman dikonsumsi.
Menurutnya, penggunaan air bersih menjadi salah satu perhatian utama, terutama dalam pembuatan minuman seperti es.
“Kalau membuat es, minimal menggunakan air minum dalam kemasan atau air galon. Jangan menggunakan air leding langsung lalu dibungkus plastik tanpa dimasak terlebih dahulu,” ujar Taufiqurrahman.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat membeli minuman es dan tidak mengonsumsinya secara sembarangan.
Proses pengolahan makanan pun harus memperhatikan kebersihan, termasuk penggunaan air bersih saat mencuci peralatan maupun bahan makanan.
Selain itu, Taufiqurrahman mengingatkan para pedagang tidak menambahkan bahan berbahaya dalam produk yang dijual.
BACA JUGA: OTT KPK di Banjarmasin, Dugaan Suap
“Jangan sampai ada tambahan bahan yang tidak layak konsumsi seperti pewarna tekstil, boraks, apalagi formalin. Bahan-bahan tersebut sangat berbahaya bagi kesehatan,” tegasnya.
BPOM Tabalong, lanjutnya, akan melakukan pengawasan langsung di lapangan menjelang Ramadhan untuk memastikan takjil yang dijual kepada masyarakat aman dan tidak mengandung bahan berbahaya.
