WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Meski diguyur hujan deras, ratusan calon anggota baru Pemadam Kebakaran (Damkar) Tanah Laut tetap menunjukkan semangat membara dalam menjalani Tes Kesamaptaan jasmani di Pelaihari, Rabu (4/2/2026).
Cuaca yang tidak bersahabat sama sekali tidak menyurutkan langkah para kandidat. Justru, kondisi ini menjadi ujian nyata untuk mengukur ketahanan fisik dan mental mereka sebelum benar-benar terjun menghadapi situasi darurat di lapangan.
Ujian Berat Sebelum Menjadi Garda Terdepan
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Tanah Laut, Danoe Sulaiman, S.H., menegaskan bahwa standar untuk menjadi anggota Damkar sangat tinggi.
Menurutnya, fisik yang kuat bukan sekadar pilihan, melainkan kewajiban mutlak bagi petugas pemadam kebakaran yang akan menjadi garda terdepan penyelamatan masyarakat.
“Tes ini meliputi berbagai uji ketahanan fisik guna memastikan standar kualifikasi personel terpenuhi. Kita ingin melihat siapa yang benar-benar siap secara mental,” ujar Danoe Sulaiman.
Ia juga menilai antusiasme peserta yang tetap tinggi meski tubuh basah kuyup menjadi sinyal positif bagi regenerasi “Prajurit Biru” di Bumi Tuntung Pandang.
Mental Baja Pemadam: Pantang Mundur Saat Darurat
Hujan deras yang turun di lokasi tes dianggap sebagai simulasi kecil dari kondisi ekstrem yang sering dihadapi petugas Damkar saat bertugas.
Bagi para calon personel, tantangan hari ini merupakan batu loncatan untuk membuktikan militansi dan daya juang mereka.
