WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Petenis asal Spanyol Carlos Alcaraz membuat sejarah baru di dunia tenis setelah memenangkan gelar Australian Open 2026, Minggu (1/2/2026). Kemenangan ini sekaligus memutus dominasi legenda Serbia Novak Djokovic yang sebelumnya tak terkalahkan di final Melbourne Park.
Alcaraz, yang saat ini berusia 22 tahun, tampil luar biasa saat menghadapi Djokovic di final tunggal putra. Meski sempat kehilangan set pertama dengan skor 2–6, ia bangkit dan berhasil membalikkan keadaan dengan skor akhir 2–6, 6–2, 6–3, 7–5.
Kemenangan ini menjadi momen paling bersejarah dalam karier Alcaraz, karena ia kini menjadi:
✅ Petenis termuda dalam sejarah tenis modern yang menyelesaikan Career Grand Slam (win di keempat turnamen Grand Slam utama), melampaui rekor lama yang bertahan sejak 1938.
✅ Juara Australian Open untuk pertama kalinya, sekaligus gelar Grand Slam ke-7 dalam kariernya.
✅ Pemecah rekor dominasi Djokovic yang sebelumnya menang 10 kali berturut-turut di final Australian Open.
77 WABC
ATP Tour
Reaksi Usai Pertandingan
Setelah pertarungan sengit selama lebih dari tiga jam, Djokovic secara sportif memberi pengakuan kepada sang juara. Ia menyebut kemenangan Alcaraz sebagai pencapaian yang “historic dan legendary” serta memuji kualitas permainan sang pemain muda.
Sementara itu, Alcaraz sendiri mengungkapkan rasa syukur atas kerja keras timnya sepanjang musim, dan menyatakan bahwa memenangkan gelar Australian Open adalah salah satu pencapaian terbesarnya.
Momen Bersejarah untuk Tenis Dunia
