Pria berinisial N tersebut awalnya mengklaim dirinya menjadi korban pembegalan. Namun polisi memastikan tidak ditemukan bukti kuat adanya tindak kriminal sebagaimana yang disampaikan dalam video viral tersebut.
Kasus ini pun menjadi perhatian publik dan memicu berbagai komentar warganet, terutama terkait motif di balik aksi rekayasa yang dilakukan.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur_muhammad






