Sahriyanur yang baru bergabung pada Juli 2025 lalu ini juga menekankan bahwa tren positif kearsipan Tanah Laut didorong oleh strategi “jemput bola”. Pihaknya aktif turun langsung ke lapangan untuk memastikan transformasi pengelolaan arsip berjalan maksimal di setiap lini.
“Terkait dengan kearsipan, alhamdulillah tahun 2025 nilai kita naik menjadi 82,12. Selain itu, kami juga rutin melakukan kegiatan jemput bola dengan berkeliling ke SKPD-SKPD untuk memberikan transformasi pengelolaan arsip yang semakin masif setiap tahunnya,” pungkasnya.(Wartabanjar.com/Gazali)
Editor Restu

