Video Syur Guru di Gunung Mas Terancam Disebar, Polisi Gadungan Minta Rp 20 Juta

WARTABANJAR.COM, KALTENG – Seorang guru di Kabupaten Gunung Mas Provinsi Kalimantan Tengah, sebut saja Bunga (35) diancam dan diperas oleh polisi gadungan.

Bunga mengenal polisi gadungan melalui media sosial Facebook. Meski berstatus sudah memiliki suami, Bunga menerima ajakan pelaku untuk pacaran online.

Pelaku berjanji menjalin hubungan serius
dan merayu korban untuk melakukan video call tak senonoh (VCs).

Baca Juga Seekor Ular Piton Besar, Gemuk dan Panjang Merayap di Plafon Rumah Warga Berhasil Ditangkap

Setelah VCS, esoknya Bunga ditelpon oleh
orang yang mengaku sebagai komandan
pelaku, bahwa pelaku kena razia provos dan
ditemukan ada video VCS Bunga di hape
pelaku.

Agar tidak diproses hukum, Bunga diminta mengirim uang Rp 20 juta untuk menutup kasusnya. Karena takut, Bunga kemudian mentransfer uang tersebut.

Tidak sampai disitu, Bunga selanjutnya diminta uang lagi Rp 20 juta, untuk diberikan kepada wartawan agar kasusnya tidak dipublikasikan.

Karena tidak punya uang lagi, Bunga
menceritakan hal tersebut ke temannya dan disarankan melaporkan ke Ketua Virtual Police Polda Kalteng, Cak Sam.

Cak Sam kemudian memberikan solusi agar
Bunga membuat laporan resmi ke Polres Gumas agar kasus tersebut bisa ditindaklanjuti ke proses hukum.

Namun Bunga tidak mau karena malu dan takut suaminya tahu. Bunga hanya ingin agar pelaku tidak minta uang lagi dan tidak menyebarkan video tersebut.

Cak Sam kemudian menghubungi pelaku dan
memberikan peringatan keras agar pelaku
menghentikan perbuatannya karena itu
melanggar hukum dan bisa dipenjara.

Baca Juga :   Iran Siaga Perang Total! Ancam Balas Serangan Usai AS Kerahkan Armada Tempur Raksasa ke Timur Tengah

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca