Tragis di Terowongan Nur Mentaya, Pelajar SMA di Sampit Meninggal Usai Kecelakaan Malam Hari

WARTABANJAR.COM, SAMPIT – Malam yang seharusnya berlalu biasa berubah menjadi duka mendalam. Seorang pelajar SMA di Kota Sampit, Muhammad Rozikin, dikabarkan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Tjilik Riwut, tepatnya di kawasan Terowongan Nur Mentaya, Kabupaten Kotawaringin Timur, Jumat malam (16/1/2026).

Peristiwa tragis itu menyisakan kepedihan, terutama bagi keluarga dan orang-orang terdekat korban, yang tak menyangka malam tersebut menjadi akhir perjalanan hidup seorang remaja yang masih duduk di bangku sekolah menengah.

Motor Pinjaman dan Benturan di Terowongan

Berdasarkan keterangan warga di sekitar lokasi kejadian, korban saat itu mengendarai sepeda motor yang dipinjam dari temannya. Saat melintas di kawasan terowongan, sepeda motor yang dikendarai Rozikin menabrak sebuah mobil yang berada di lokasi.

Warga menduga kecelakaan terjadi karena korban melaju dengan kecepatan cukup tinggi hingga menabrak bagian belakang mobil yang sedang terparkir. Benturan keras tak terelakkan di ruang sempit terowongan yang minim jarak pandang.

Akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami luka serius dan ditemukan tergeletak lemah di badan jalan. Warga yang melihat kejadian itu tidak langsung mengevakuasi korban, lantaran khawatir tindakan tersebut justru memperparah kondisinya.

Tak berselang lama, petugas kepolisian bersama relawan tiba di lokasi kejadian. Korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD dr Murjani Sampit untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Baca Juga :   Menkomdigi: Publisher Rights Jaga Keberlanjutan Media dan Akurasi Informasi Publik

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca