Bendungan Riam Kiwa Siap Dibangun, Akademisi Ingatkan Bukan Solusi Atasi Banjir Kalsel

WARTABANJAR.COM, MARTAPURA – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan pembangunan Bendungan Riam Kiwa menjadi salah satu kunci pengendalian banjir tahunan di Kabupaten Banjar dan sekitarnya.

Hal tersebut disampaikannya saat meninjau lokasi terdampak banjir di kawasan Sungai Tabuk, pada Jumat (9/1/2026) lalu.

Menurut Dody, banjir terjadi akibat kombinasi luapan Sungai Martapura dan Sungai Tabuk yang bersamaan dengan pasang air laut.

Baca Juga Jelang Kunjungan Presiden, Dishub Kalsel Siagakan Mobil Derek dan Jalur Satu Arah

Namun demikian, Akademisi sekaligus pengamat tata kota, Dr. Eng. Akbar Rahman, mengingatkan Bendungan Riam Kiwa tidak dapat dipandang sebagai solusi tunggal persoalan banjir di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Ia menyoroti, banjir yang berulang di wilayah Kabupaten Banjar hingga Banjarbaru dan Banjarmasin merupakan akumulasi berbagai faktor, mulai dari hujan ekstrem, limpasan besar dari kawasan hulu, sedimentasi dan penyempitan alur sungai, keterbatasan sistem drainase perkotaan, hingga pengaruh pasang air laut di wilayah hilir.

“Semua faktor ini bekerja secara bersamaan dan saling memperkuat. Karena itu, penanganan banjir tidak bisa dilihat secara sektoral, melainkan sebagai satu kesatuan sistem dari hulu hingga hilir,” jelasnya.