Pihak Kejaksaan Negeri Pati membenarkan insiden tersebut. Mereka menyebut mobil tahanan memang harus bergerak cepat karena mengangkut para tahanan pascasidang.
Meski demikian, Kejari Pati memastikan tetap bertanggung jawab terhadap korban dan siap menanggung seluruh biaya pengobatan hingga korban dinyatakan pulih.
Tuai Sorotan Publik
Peristiwa ini menuai sorotan warganet karena dianggap mencerminkan kurangnya empati di tengah situasi darurat. Banyak pihak menilai, meski membawa tahanan, keselamatan warga tetap harus menjadi prioritas utama.
Hingga kini, kondisi korban masih menjalani perawatan medis, sementara pihak keluarga berharap ada itikad baik dan tanggung jawab penuh dari pihak terkait.
Kejadian ini menjadi pengingat penting bahwa prosedur pengawalan tahanan harus tetap mengedepankan keselamatan publik di jalan raya.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur_muhammad






