Komisi II DPRD Kalsel Evaluasi Penanganan Ketahanan Pangan yang Terdampak Banjir

Senada, Sekretaris Komisi II H. Jahrian menambahkan, ke depannya, untuk mengantisipasi gagal panen akibat lahan persawahan masyarakat yang terendam banjir, pihaknya akan mengusulkan pola tanam padi terapung dengan memanfaatkan pohon bambu yang dibuat seperti rakit diberi tanah untuk media tanamnya.

BACA JUGA: Heboh Video Diduga Perkelahian dengan Sajam di Tapin

Pohon bambu ini rencananya akan ditanam di daerah yang rawan longsor, seperti di beberapa titik di jalan lintas Banjarbaru – Batulicin karena akarnya dirasa mampu mengikat tanah agar tidak longsor.

“Bambu itu direncanakan di kemudian hari kita membuat padi apung, yaitu tanam padi apung di atas bambu. Kalau orang Thailand menggunakan busa, kita di Kalimantan bambu,” terang politisi Partai Nasdem ini.

Rapat kerja evaluasi penanganan ketahanan pangan ini diikuti mitra kerja dari Pemerintah Provinsi Kalsel, yakni Bappeda, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perkebunan, Dinas Kehutanan, Dinas Perdagangan dan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan. (wartabanjar.com/dprdkalsel)

Editor: Yayu