WARTABANJAR.COM, JAKARTA – PS Putra Jaya resmi memutus kontrak pemain yang melakukan tendangan brutal ke dada lawan dalam laga Liga 4.
Manajemen klub menyatakan tindakan tersebut melanggar prinsip sportivitas dan tidak dapat ditoleransi dalam kompetisi sepak bola nasional.
Insiden itu terjadi pada pertandingan Liga 4 dan langsung menjadi perhatian luas publik sepak bola Indonesia.
Rekaman aksi tendangan brutal tersebut beredar di media sosial dan memicu kecaman dari pengamat serta pecinta sepak bola nasional.
Manajemen PS Putra Jaya segera melakukan evaluasi internal setelah pertandingan sebelum menjatuhkan sanksi tegas kepada pemain bersangkutan.
Keputusan pemecatan diambil demi menjaga disiplin tim serta citra klub dalam pembinaan sepak bola di level kompetisi bawah.
PS Putra Jaya juga menyampaikan permohonan maaf kepada klub lawan serta publik atas insiden tidak terpuji di lapangan pertandingan.
Klub menegaskan komitmen menjunjung tinggi fair play dan etika olahraga dalam setiap kompetisi yang diikuti.
Performa PS Putra Jaya dalam beberapa laga ke depan akan menjadi indikator keberhasilan pembenahan disiplin tim Liga 4.
Penegakan sanksi ini diharapkan memperkuat budaya sportivitas dalam kompetisi sepak bola level akar rumput nasional. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar
