WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Penyumbatan aliran air diduga jadi penyebab banjir parah yang merendam wilayah Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut.

Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, turun langsung menembus genangan untuk memetakan titik penyumbatan yang membuat air tak kunjung surut, Senin (5/1/2026).

Kunjungan ini dilakukan sebagai respons cepat atas curah hujan tinggi yang menyebabkan sejumlah desa, termasuk Handil Negara, terendam hingga setinggi pinggang orang dewasa.

Baca Juga Kronologi Remaja 15 Tahun Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Pengambangan

Dalam peninjauan tersebut, Bupati menemukan fakta bahwa pertemuan arus air di Kurau Utara dan Handil Maluka menjadi titik krusial yang harus segera ditangani secara teknis.

Bupati Rahmat Trianto menegaskan tidak akan membiarkan warga berlama-lama terendam banjir.

Ia langsung merancang aksi jangka pendek untuk membongkar sumbatan di muara.

"Kami telah meninjau beberapa titik pertemuan air, antara lain di Kurau Utara dan Handil Maluka. Insyaallah dalam waktu dekat, kami akan melakukan penggalian untuk pendalaman di titik muara serta membangun pintu air agar aliran dari sungai, termasuk dari Bati-Bati, dapat segera menuju laut," papar H. Rahmat Trianto di sela kegiatannya.

Namun, di tengah upaya teknis tersebut, kondisi di lapangan kian memprihatinkan. Ketua DPRD Tala, Khairil Anwar, menyoroti sulitnya akses distribusi bantuan ke daerah terisolasi seperti Kali Besar.

"Penyaluran logistik hanya bisa menggunakan fasilitas kelotok kecil," ungkap Khairil Anwar menggambarkan sulitnya akses air bersih dan logistik bagi warga terdampak.

Camat Kurau, Fajar Suryadi, mengonfirmasi bahwa gelombang pengungsi terus meningkat di posko utama Kantor Kecamatan.

Ia menyebut warga kini sangat membutuhkan uluran tangan berupa sembako, obat-obatan, hingga perlengkapan bayi.

Sebagai bentuk kepedulian awal, Sekretaris Daerah Ismail Fahmi turut menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada warga Tambak Sarinah.

Usai memantau Kurau, rombongan Bupati melanjutkan perjalanan ke Kecamatan Bati-Bati untuk memastikan penanganan banjir dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga ke hilir. (Wartabanjar.com/Gazali)

Editor Restu