WARTABANJAR.COM, PARINGIN- Kalimantan Selatan kembali digoyang gempa bumi.
Kali ini terjadi di Kabupaten Balangan dan Kotabaru pada Sabtu (3/1/2026) siang.
Gempa tektonik ini bersifat dangkal.
Rangkaian getaran dilaporkan dimulai pukul 12.18 Wita di wilayah Kabupaten Balangan.
Mengutip berbagai sumber, gempa bermagnitudo 2,7 tersebut berpusat di darat pada kedalaman hanya 4 kilometer.
Berselang enam menit, getaran berpindah ke wilayah timur laut Kabupaten Kotabaru dengan kekuatan sedikit lebih besar, yakni magnitudo 3,1, yang bersumber dari kedalaman 3 kilometer.
Fenomena gempa ini menarik perhatian karena sifatnya yang sangat dangkal.
Secara geologis, Pulau Kalimantan selama ini dianggap relatif stabil dari gempa bumi dibanding wilayah lain di Indonesia, namun kemunculan dua titik guncangan berbeda dalam waktu singkat ini mengindikasikan adanya pergerakan struktur patahan lokal yang aktif di bawah permukaan tanah Kalimantan.
Dikutip dari laman BMKG, rentetan aktivitas ini ditutup oleh gempa susulan di Balangan pukul 12.36 Wita bermagnitudo 2,6.
Berbeda dengan dua guncangan awal, pusat gempa terakhir berada di kedalaman 29 kilometer.
Menurut BMKG, meski kekuatan gempa tergolong kecil, kedalaman yang sangat dangkal tersebut membuat getarannya berpotensi dirasakan lebih nyata oleh masyarakat di sekitar episenter.
Kondisi ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya mitigasi bencana di wilayah yang secara historis jarang terdampak aktivitas tektonik besar.
BMKG mengimbau warga agar tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
