Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Ahmad Apandi, melalui Tim Pusdalops BPBD HST Fahrinor, menyampaikan bahwa hingga saat ini kondisi banjir di wilayah terdampak masih berlangsung.
“Untuk saat ini kondisi masih terendam dan belum ada penurunan debit air, untuk ketinggian bervariasi sekitar 5 hingga 20 sentimeter” ujarnya kepada wartabanjar.com, Sabtu (3/1/2026).
Sekretaris Desa Sungai Buluh, Nasir, menyebut banjir yang terjadi sejak 29 Desember 2025 hingga kini masih menggenangi permukiman warga.
“Saat ini ketinggian air terus meningkat. Di Kantor Desa ketinggian air sekitar 15 sentimeter, sementara di beberapa RT yang berada di pinggiran sungai, air di dalam rumah mencapai sekitar 50 sentimeter, khususnya di RT 7 hingga RT 9,” ungkapnya.
BPBD HST terus melakukan pemantauan dan pendataan di lapangan, serta mengimbau masyarakat di wilayah terdampak agar tetap waspada terhadap potensi kenaikan debit air akibat curah hujan yang masih tinggi. (wartabanjar.com/Adew).
Editor Restu







