āKebanggaan senada dirasakan oleh Imamah Mufidatul Nadiva, delegasi tuan rumah dari Kohati Cabang Persiapan Tanah Laut.
Baginya, materi yang disampaikan Kadisdikbud Tala bukan sekadar teori, melainkan suntikan kepercayaan diri bagi kader yang kerap terjebak dalam keraguan personal.
“Sebagai tuan rumah, tentu saya merasa bangga. Materi yang disampaikan Ibu Myrza tadi sangat insightful dan membuka wawasan kami. Beliau membuktikan secara nyata bahwa perempuan di Tanah Laut memiliki kapasitas untuk memimpin instansi vital,” ungkap Imamah.
Lebih lanjut, ia menggarisbawahi tantangan psikologis yang sering menjadi tembok penghalang bagi perempuan untuk tampil di garda terdepan.
ā”Poin yang paling mengena bagi saya adalah seruan untuk mendobrak batas diri. Seringkali musuh terbesar kepemimpinan perempuan adalah insecurity atau rasa tidak percaya diri. Forum ini, dengan kehadiran narasumber hebat seperti beliau, menjadi momentum bagi kami untuk bangkit dan membuktikan kualitas kader Kohati,” pungkasnya optimistis.
Agenda materi ke-13 ini berakhir menjelang magrib, memberikan bekal intelektual yang kuat bagi para peserta sebelum melanjutkan pendalaman materi dalam sesi Focus Group Discussion (FGD) pada malam harinya. (Wartabanjar.com/Gazali)
Editor: Yayu

