Menurut Budi, hingga saat ini tim KPK masih melakukan pendalaman dan pengumpulan data, tidak hanya terkait dugaan OTT di Kalimantan Selatan, tetapi juga rangkaian OTT yang terjadi di wilayah Banten.
Santer kabar beredar di masyarakat bahwa KPK melakukan OTT di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Namun, informasi yang berkembang menyebutkan bukan pejabat daerah seperti bupati atau wakil bupati yang menjadi sasaran.
Sumber Wartabanjar.com di Amuntai mengungkapkan, pihak yang diduga terjaring OTT bukan dari unsur pemerintah daerah.
“Informasinya, yang diduga di-OTT adalah oknum di Kejaksaan Negeri HSU. Diduga terkait pemerasan terhadap kepala dinas,” ungkap sumber tersebut.
Sementara itu, sumber di lingkungan Polda Kalimantan Selatan yang dikonfirmasi terkait isu ini juga memberikan respons singkat yang menguatkan kabar tersebut.
“Infonya sih begitu, bang,” ujarnya. (Wartabanjar.com/tim)
Editor Restu







