“Linmas merupakan elemen penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan siaga bencana. Diperlukan peningkatan kapasitas yang berkelanjutan untuk membangun ketangguhan di tingkat lokal,” tegasnya.
Selain itu, peserta juga mendapatkan materi terkait manajemen risiko bencana, prinsip dasar mitigasi, teknik penyelamatan diri, serta langkah-langkah tanggap darurat. Materi ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan Linmas dalam bertindak cepat dan tepat saat terjadi bencana.
Hatriah menambahkan, penguatan kapasitas Linmas juga mencakup aspek pengamanan wilayah, prosedur koordinasi, hingga teknik dasar pertolongan pertama.
“Dengan pelatihan ini, kami berharap peserta bisa menjadi agen edukasi di lingkungannya masing-masing, memperkuat jejaring koordinasi, dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengurangan risiko bencana,” pungkasnya. (Wartabanjar.com/Alfi)
Editor Restu







