IIC Nilai Dokumen 7 Pemain Naturalisasi Malaysia Tak Otentik dan FAM Teledor

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Komite Investigasi Independen (IIC) menilai Federasi Sepakbola Malaysia (FAM) telah melakukan keteledoran dalam proses naturalisasi tujuh pemain tim nasional mereka. Berdasarkan hasil investigasi terbaru, dokumen-dokumen yang diajukan untuk mendukung kelayakan para pemain tersebut dinyatakan tidak otentik. Temuan ini semakin memperburuk skandal pemalsuan data yang telah lama menjadi sorotan publik sepak bola internasional.

Skandal ini mencuat setelah FIFA melakukan penyelidikan mendalam terhadap status kewarganegaraan para pemain yang diklaim memiliki garis keturunan Malaysia. Ketujuh pemain tersebut, yang sebagian besar berasal dari Amerika Latin dan Eropa, diketahui menggunakan dokumen palsu untuk membuktikan bahwa kakek atau nenek mereka lahir di Malaysia. FIFA menemukan perbedaan signifikan antara akta kelahiran yang diajukan dengan dokumen asli yang ditemukan di negara asal para pemain.

Akibat pelanggaran serius ini, Komite Disiplin FIFA sebelumnya telah menjatuhkan sanksi berat kepada FAM berupa denda sebesar 350.000 franc Swiss atau sekitar Rp7,3 miliar. Selain denda finansial, ketujuh pemain yang terlibat juga dikenai larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan. Sanksi ini menjadi pukulan telak bagi reputasi sepak bola Malaysia di kancah global.

Pihak IIC dalam laporannya menegaskan bahwa FAM tidak melakukan verifikasi yang cukup ketat terhadap keaslian dokumen yang diserahkan oleh agen atau para pemain.