Rencana jangka panjang mulai disusun, mencakup penguatan sumber daya manusia melalui pelatihan intensif hingga pemenuhan kebutuhan armada dan perlengkapan teknis.
“Ke depan, alat operasional yang dibutuhkan akan diberikan bantuan hibah, seperti APD, selang, mesin air, bahkan mobil secara perlahan,” kata Bupati.
Perlombaan kali ini diikuti oleh 20 regu yang masing-masing terdiri dari 10 personel. Tidak sekadar menyemprot air, para peserta ditantang dalam simulasi penanganan kebakaran pada gedung bertingkat hingga misi penyelamatan hewan (animal rescue). Kompetisi ini menjadi barometer bagi para relawan untuk terus mengasah keahlian teknis mereka.
Sebelum menutup arahannya, Bupati mengingatkan bahwa keselamatan petugas adalah prioritas utama di atas segalanya saat bertugas.
”Dengan Bismillah, lomba ketangkasan resmi saya buka. Selamat bertanding dan perhatikan faktor keamanan,” tandasnya.
Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan semangat juang peserta, panitia telah menyiapkan piala serta dana pembinaan dengan rincian Juara I sebesar Rp 5 juta, Juara II Rp 4,5 juta, dan Juara III Rp4 juta. (Wartabanjar.com/Gazali)
Editor Restu







