“Di gim ketiga, saat tertinggal jauh kami mencoba bertahan dan sabar dulu. Dari pola itu kami dapat cukup banyak poin. Tapi setelah 18-18 fokusnya menurun karena bermain reli panjang,” katanya.
Sementara itu, Febi Setianingrum mengatakan rapatnya pertahanan pasangan Thailand menjadi tantangan. Upaya untuk menyerang berulang kali tidak berhasil menembus blok Benyapa/Supissara.
“Mereka defense-nya cukup rapat. Kami sudah mencoba menyerang beberapa kali, tapi mereka masih bisa mengambil. Itu mungkin bikin kami agak bingung,” ujar Febi. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar







