Rachel/Febi Kalah Dramatis dari pasangan Thailand di SEA Games 2025
WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Pebulu tangkis ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum mengakui tekanan atmosfer pertandingan beregu menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi performa mereka saat kalah dari Benyapa Aimsaard/Supissara Paewsampran 18-21, 21-11, 18-21 pada partai kedua final beregu putri SEA Games 2025.
Rachel menyebut laga di Gymnasium 4, Thammasat University Rangsit Campus, Rabu itu memberikan pengalaman berbeda karena mereka belum pernah merasakan langsung pola permainan pasangan Thailand tersebut, meski sudah mempelajarinya sebelumnya.
“Puji Tuhan bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera. Dari pertandingan tadi, kami sudah tahu permainannya, tetapi belum pernah benar-benar merasakan langsung bagaimana lawan,” ujar Rachel setelah pertandingan, Rabu (10/12).
“Mungkin ada feeling karena bermain beregu, jadi ada perasaan yang bikin kami jadi buru-buru dan terlalu bernafsu untuk mematikan lawan.”
Rachel juga mengungkapkan momen ketika mereka sempat tertinggal jauh di gim ketiga dan mencoba mengubah pendekatan permainan. Pola bertahan dan bermain lebih sabar sempat membuahkan hasil ketika mereka mampu menyamakan skor 18-18.
“Di gim ketiga, saat tertinggal jauh kami mencoba bertahan dan sabar dulu. Dari pola itu kami dapat cukup banyak poin. Tapi setelah 18-18 fokusnya menurun karena bermain reli panjang,” katanya.
Sementara itu, Febi Setianingrum mengatakan rapatnya pertahanan pasangan Thailand menjadi tantangan. Upaya untuk menyerang berulang kali tidak berhasil menembus blok Benyapa/Supissara.
“Mereka defense-nya cukup rapat. Kami sudah mencoba menyerang beberapa kali, tapi mereka masih bisa mengambil. Itu mungkin bikin kami agak bingung,” ujar Febi. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar