WARTABANJAR.COM, MARTAPURA- Menyambut Momen 5 Rajab yang setiap tahun menarik kedatangan jutaan jemaah ke Martapura, Perumda Pasar Bauntung Batuah (PBB) melakukan langkah antisipatif dengan memberikan imbauan resmi kepada pedagang agar tidak menaikkan harga di luar kewajaran.

Sekretaris Perumda PBB, Gusti Andriansyah, menyampaikan surat imbauan telah disebarkan kepada pelaku usaha, khususnya pedagang makanan dan minuman.

Imbauan tersebut juga mencakup kewajiban menyediakan daftar menu dan harga secara terbuka.

"Surat resmi sudah kami bagikan. Kami minta pedagang memasang daftar harga agar jemaah dapat bertransaksi dengan nyaman. Kalau ragu, jemaah juga dipersilakan menanyakan harga terlebih dahulu," ujarnya, Rabu (10/12/2025).

Gusti Andri juga menyampaikan, penertiban harga menjadi perhatian utama karena potensi kecurangan kerap muncul saat kunjungan jemaah meningkat drastis.

Ia menegaskan Perumda PBB akan menindaklanjuti setiap keluhan atau laporan dari jemaah.

"Kami berharap pedagang memahami bahwa ini ikon Kabupaten Banjar. Jadikan diri sebagai pelayan tamu dan jaga kekhusyukan acara. Termasuk juga menjaga kebersihan lingkungan pasar," tegasnya.

Selain pengawasan harga, Perumda PBB juga menyiapkan fasilitas yang dapat digunakan jemaah selama peringatan 5 Rajab.

Namun, Andri menyebutkan pertokoan di Pusat Perbelanjaan Sekumpul (PPS) Martapura tidak lagi dapat digunakan sebagai tempat menginap karena kondisi bangunan yang sudah tidak aman.

BACA JUGA: TRAGIS! Banjir Sumatera Sudah Tewaskan 964 Orang, 264 Masih Hilang, Pengungsi Terkepung Air

"Untuk penginapan, yang bisa digunakan hanya bangunan eks RS Aveciena Medika. Pertokoan tidak lagi menerima tamu karena bangunan tidak layak," jelasnya.

Area PPS Martapura kini difungsikan sebagai lokasi parkir untuk kendaraan roda dua, empat hingga delapan.

Sementara itu, eks RS Aveciena Medika akan dibuka mulai H-3 dan diperkirakan mampu menampung hingga 1.500 jemaah.

"Jemaah cukup datang ke area PPS, nanti akan diarahkan ke fasilitas penginapan yang tersedia," tutupnya. (wartabanjar.com/IKhsan)

Editor: Yayu