Terkait alasan penempatan halte, Aji menyebut beberapa titik dipilih berdasarkan kebutuhan pelayanan dan jarak antarlokasi.
Halte di sekitar Polsek Liang Anggang dan seberangnya, misalnya, menjadi penghubung dari halte sebelumnya karena jaraknya lebih dari 500 meter serta dekat akses jalan masuk.
“Sementara halte di samping Gereja Brimob dibuat agar terintegrasi dengan halte di seberangnya. Selain itu ada juga permintaan warga,” ungkapnya.
Ia menegaskan pembangunan halte ini menjadi bagian dari dukungan Pemko Banjarbaru terhadap peningkatan layanan transportasi umum antar kota.
“Kami mendorong fasilitas yang lebih layak sekaligus meningkatkan minat masyarakat menggunakan angkutan umum masal,” tutupnya. (wartabanjar.com/IKhsan)
Editor Restu







