Antrean BBM di Muara Teweh Mengular: Diduga Dikuasai Pelangsir Ilegal, Harga Eceran Melonjak Rp30 Ribu/Liter
WARTABANJAR.COM, MUARA TEWEH – Warga Muara Teweh kembali dibuat geram. Sebuah video yang beredar dari Desa Hajak, Kecamatan Teweh Baru, Barito Utara, Jumat (5/12/2025), menunjukkan antrean kendaraan yang mengular panjang di salah satu SPBU setempat.
Dalam narasi video, antrean panjang itu disebut-sebut didominasi para pelangsir ilegal. Para pelangsir ini diduga mengambil BBM dalam jumlah besar sehingga menyebabkan stok cepat menipis. Akibatnya, harga BBM eceran di wilayah tersebut dilaporkan meroket hingga Rp30 ribu per liter, jauh di atas harga resmi.
Pengunggah video juga menyebut nama Kapolres Barito Utara, berharap laporan kondisi di lapangan bisa segera ditindaklanjuti agar polemik BBM tidak semakin parah.
Di media sosial, warganet ramai menanggapi kejadian tersebut. Banyak yang mendukung keberanian warga melaporkan situasi sebenarnya.
“Mantap mang 🔥” tulis seorang netizen.
“Bangga ulun mang lawan pian berani bicara untuk kepentingan orang banyak… Semoga pian sehat selalu, mang!” komentar lainnya.
Ada pula yang mengeluhkan pembatasan pembelian untuk warga biasa, sementara pelangsir diduga bebas beraktivitas.
“Kita dibatasi 100 ribu per mobil, tapi langsir bebas-bebas aja 😂”
Netizen lain mengungkap harapan sederhana:
“Andai tangki minyak tu datang terus, stoknya setiap hari…”
Hingga berita ini dirilis, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang. Warga berharap ada penertiban tegas agar antrean BBM tidak lagi dikuasai oknum pelangsir.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur_muhammad