Ada pula permintaan ambulans baru yang dinilai mendesak mengingat akses kesehatan warga yang masih terbatas. Bahkan akses menuju pemakaman pun disebutkan perlu segera dipaving karena kondisi becek saat hujan.
Asri meminta warga melengkapi setiap usulan dengan dokumen pendukung agar proses pengajuan dapat lebih cepat diproses pemerintah daerah.
“Lengkapi berkasnya, nanti saya teruskan ke dinas. Insyaallah akan saya pantau sampai mendapat perhatian dari Pemkab,” ujarnya menutup kegiatan.
Reses di Wonorejo ini menjadi gambaran bahwa kebutuhan dasar masyarakat di tingkat desa masih sangat besar. Warga berharap suara mereka tak lagi berhenti sebagai catatan rapat, tetapi benar-benar diwujudkan menjadi program nyata. (Wartabanjar.com/Haidar)
Editor Restu







