Juga, masuk dalam nominasi Lomba Asman Toga tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, membuktikan keterlibatan warga dalam pemanfaatan tanaman obat keluarga.
Tidak ketinggalan, Desa Muara Jaya menerima predikat Desa Anti-Maladministrasi dari Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Kalimantan Selatan. Penghargaan ini diberikan karena desa dianggap berhasil menerapkan tata kelola transparan dan profesional, termasuk dalam pengelolaan administrasi dan pelayanan publik.
Di balik semua penghargaan yang berhasil diraih oleh Desa Muara Jaya, ada satu nama yang selalu disebut, yakni Kepala Desa H. Suhaimi. Beliau dikenal sebagai sosok pemimpin yang gigih, yang berhasil membawa Desa Muara Jaya dengan berbagai macam terobosan dan inovasi baru.
Di bawah kepemimpinannya, warga merasa dilibatkan dan termotivasi untuk ikut aktif dalam setiap program desa. Setiap prestasi yang diraih bukan sekadar piagam, tetapi cerminan nyata dari kebersamaan, kerja keras, dan semangat inovasi seluruh masyarakat Muara Jaya. (Wartabanjar.com/Alfi)
Editor Restu







