WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Pelatih Pep Guardiola mengakui bahwa keputusan taktis dan rotasi pemainnya berkontribusi terhadap kekalahan beruntun Manchester City belakangan ini. Ia mengatakan bahwa timnya “salah arah” dalam beberapa laga, sehingga hasil tidak sesuai harapan.
Menurut Guardiola, kesalahan utama adalah meremehkan beberapa lawan dan terlalu percaya diri untuk menurunkan skuad tanpa persiapan matang. Ia menyebut bahwa evaluasi intensif akan dilakukan pada sesi latihan berikutnya, dengan harapan menemukan solusi agar tim kembali kompetitif.
Media Inggris mencatat bahwa Man City sekarang tertinggal delapan poin dari pemuncak klasemen setelah tiga laga buruk berturut-turut sebuah gambaran betapa tajamnya dampak keputusan buruk tim pelatih terhadap posisi tim besar.
Guardiola tak menampik bahwa tekanan terhadap skuad meningkat, dan menegaskan pentingnya fokus penuh di laga-laga selanjutnya untuk memperbaiki momentum.







