Kemenangan itu juga memperkuat rekornya menjadi 12 kemenangan dengan satu knockout (KO) dan tiga kekalahan.
Dengan sabuk kelas minimum ringan WBA melingkar di pinggangnya, Rivero melesat ke posisi teratas dalam peringkat global, selangkah lagi dari kesempatan untuk merebut gelar absolut dan potensi unifikasi di masa depan.
WBA menyatakan bahwa malam pertarungan di Valladolid juga menjadi tonggak sejarah bagi tinju wanita Spanyol, menandakan kemajuan terus-menerus di panggung internasional.
Sedangkan, bagi Torres, kekalahan itu menghambat upayanya untuk meraih gelar dunia lainnya, meskipun penampilannya menegaskan posisinya di kalangan elit divisi ringan. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar







