WARTABANJAR.COM, BANJARBARU– Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) kembali digelar Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Banjarbaru di Masjid Al Ishlah diikuti 140 santri dari lima kecamatan.
Ketua BKPRMI Banjarbaru, Ustadzah Qamah, menyampaikan bahwa FASI bukan hanya kegiatan rutin, tetapi juga ruang untuk menunjukkan perkembangan santri di berbagai bidang keislaman.
“Ada enam cabang lomba yang dipertandingkan, mulai dari menggambar, peragaan salat, tartil Qur’an, adzan putra, tahfidz surat pendek hingga dai cilik,” jelasnya, Minggu (23/11/2025).
Setiap cabang lomba dibagi dalam dua kategori usia, yakni usia 8-10 tahun dan 10-12 tahun.
BACA JUGA: Masih Gencatan Senjata, Israel Kembali Serang Gaza, Puluhan Tewas, Ratusan Terluka
“Pembagian ini penting agar proses pembinaan dapat berjalan sesuai tahap tumbuh kembang anak,” tambahnya.
Ia menegaskan, penyelenggaraan festival ini bukan semata ajang kompetisi, melainkan sarana meningkatkan kualitas keilmuan santri serta mengukur kemampuan mereka dalam membaca Al-Qur’an, berdakwah, dan memahami dasar-dasar agama Islam.
“Harapan kami, kegiatan ini mampu melahirkan generasi Qur’ani yang berakhlak mulia dan siap menjadi pemimpin umat di masa mendatang,” ujarnya.
Ustadzah Qamah juga menyebutkan, FASI Banjarbaru merupakan sebagai salah satu wadah konsisten dalam membina karakter dan kemampuan santri.
“Melalui kompetisi yang bernuansa edukatif ini, BKPRMI berharap nilai-nilai Islam dapat tertanam kuat pada anak sejak dini,” pungkasnya. (wartabanjar.com/IKhsan)

