BMKG memperkirakan bahwa sebagian besar wilayah Kalimantan Selatan akan mengalami curah hujan antara 75–100 mm dengan peluang 10–40%.
Selain itu, terdapat pula wilayah yang diprediksi mengalami curah hujan 50–75 mm dengan peluang lebih tinggi, yaitu 40–60%.
Wilayah yang berpotensi mendapatkan curah hujan lebih intens, yakni 100–150 mm dengan peluang 30–40%, berada di Kabupaten Tanah Laut bagian barat.
“Prediksi ini perlu menjadi perhatian berbagai pihak, terutama mengingat wilayah tertentu berpotensi menerima curah hujan lebih tinggi dari rata-rata. Koordinasi dan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem tetap perlu ditingkatkan,” tambah prakirawan BMKG.
BMKG mengimbau masyarakat, pemerintah daerah, serta pihak terkait untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terkini. Kondisi curah hujan yang bervariasi pada November ini dinilai dapat mempengaruhi aktivitas sehari-hari maupun sektor terdampak lainnya, seperti pertanian, kelautan, dan transportasi. (Wartabanjar.com/MC Kalsel)
Editor Restu

