WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Warga Basirih, Kecamatan Banjarmasin Barat, dikejutkan oleh ambruknya sebuah rumah tua pada Kamis (20/11/2025) pagi. Bangunan berusia sekitar 45 tahun itu roboh seketika setelah lama menunjukkan tanda-tanda kerusakan parah.
Dari hasil peninjauan, rumah tersebut memang berada dalam kondisi sangat lapuk. Bahkan, sejumlah bagian sudah lebih dulu dipindahkan dan diamankan warga sekitar karena khawatir membahayakan lingkungan.
Ketua RT 08, H. Bakran, mengungkapkan bahwa kondisi rumah itu sudah lama mengkhawatirkan dan pemiliknya telah mengungsi lebih dahulu.
“Pemilik sudah pindah ke rumah sewa. Alhamdulillah saat roboh, mereka tidak berada di dalam,” ujarnya.
Ia menegaskan kerusakan bangunan sudah tampak jelas sejak lama. “Sudah lapuk, sudah kelihatan tanda-tandanya akan roboh,” tambahnya.
BACA JUGA: Rumah Ambruk di Basirih Saat Hujan Landa Banjarmasin
Niat untuk melakukan renovasi sebenarnya ada, namun terhalang keterbatasan biaya.
“Karena keluarga kurang mampu, jadi belum bisa direnovasi. Kalau air pasang datang, rumah juga sering kemasukan air,” jelas Bakran.
Pemilik rumah, Khairullah, juga membenarkan tanda-tanda kerusakan semakin terasa terutama saat terjadi gelombang pasang.
“Waktu malam sempat terdengar bunyi karena pasang naik. Rumah bergoyang,” tuturnya.
Rumah tersebut akhirnya runtuh sekitar pukul 09.30 WITA. Beruntung, tidak ada korban jiwa karena seluruh penghuni telah mengungsi ke rumah sewa di sebelahnya. Sebagian barang berhasil diselamatkan, meski beberapa lainnya terpaksa dibiarkan tertimbun reruntuhan.

