Ditlantas Polda Kalsel Gelar Operasi Zebra Intan 2025, ini 7 Pelanggaran yang Jadi Sasaran

Sebagaimana pola operasi meliputi preemtif 40 persen, preventif 40 persen dan refresif 20 persen.

Dia berharap kesadaran untuk tertib berlalu lintas bisa tumbuh dari diri si pengendara itu sendiri demi keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.

“Ingat mematuhi aturan berlalu lintas itu demi keselamatan bukan karena takut ditilang polisi, kesadaran ini harus kita terus tumbuhkan di masyarakat,” tekannya.

Hal ini sejalan dengan tujuan operasi Zebra yakni menurunkan angka pelanggaran, menurunkan kecelakaan lalu lintas dan angka fatalitas, meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

BACA JUGA: 7 Dosa Pengendara ini Bakal Diincar Polisi di Tanah Laut Selama Operasi Zebra Intan 2025

Berdasarkan data Ditlantas Polda Kalsel, selama Operasi Zebra Intan 2024 terjadi 35 kecelakaan dengan korban meninggal dunia 11 orang, luka berat 7 orang, luka ringan 33 orang dengan kerugian materiil Rp 71.500.000.

Sedangkan untuk pelanggaran lalu lintas tercatat di ETLE statis 164, ETLE mobile 96, tilang manual 1.099 dan teguran 3.390.

Jika dibandingkan tahun 2023 ke 2024, tilang ETLE statis mengalami peningkatan sebanyak 106 perkara atau naik 183 persen.

Kemudian tilang ETLE mobile mengalami penurunan sebanyak 204 perkara atau turun 68 persen serta tilang manual terjadi peningkatan sebanyak 73 perkara atau naik 7 persen.(Wartabanjar.com/Frans)

Editor: Yayu

Baca Juga :   Bupati Tanah Laut: Iman Jangan Goyah oleh Narasi AI

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca