WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Insiden pelarangan jurnalis terjadi saat sejumlah pekerja media hendak meliput pembahasan RAPBD di ruang rapat paripurna DPRD Kota Banjarmasin pada awal pekan lalu.
Kejadian itu sempat memicu pertanyaan lantaran pembahasan anggaran sejatinya bersifat terbuka untuk publik.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Rikval Fachruri, menyampaikan permohonan maaf dan menegaskan bahwa insiden tersebut murni akibat miskomunikasi di internal.
Baca Juga Pohon Tumbang Akibat Pembongkaran Drainase di Banjarmasin Tutupi Jalan
Rikval memastikan tidak pernah ada kebijakan yang melarang wartawan meliput pembahasan RAPBD.
Menurutnya, transparansi anggaran merupakan keharusan karena menyangkut kepentingan pembangunan dan masyarakat luas.







