WARTABANJAR.COM – Kasus guru di Bulukumba yang diminta klarifikasi setelah merekam sekolah ambruk kembali menunjukkan sensitifnya hubungan antara pendidik dan pemerintah daerah ketika masalah internal sekolah dibawa ke ruang publik.
Dinas Pendidikan menyampaikan bahwa ruangan tersebut memang sudah lama ditutup, tidak digunakan, dan robohnya dipicu angin kencang. Mereka juga menegaskan satu hal penting bahwa tidak ada paksaan dalam permintaan maaf sang guru, permintaan maaf itu disebut sebagai inisiatif pribadi. Sikap ini dimaksudkan agar publik menerima informasi yang dinilai lebih akurat, terutama terkait narasi “hampir menimpa siswa”.(Wartabanjar.com/vri/berbagai sumber)
VIDEO – LOH! Guru Minta Maaf Setelah Memvideokan Sekolah Ambruk, Apa yang Terjadi?

