Desa Pupuyuan Berhasil Wakili Balangan, Juara II PAAREDI Tingkat Provinsi Kalsel

Abdul Sani menuturkan bahwa di era digital saat ini, pihaknya memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi yang efektif.

“Kami aktif membuat konten edukatif di TikTok melalui akun @faridang, berisi pesan tentang pencegahan pernikahan dini, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dan eksploitasi anak. Konten tersebut dikemas secara menarik agar mudah diterima masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, beberapa konten dari Desa Pupuyuan bahkan berhasil masuk FYP dan ditonton hampir 300 ribu kali. “Ini bukti bahwa pesan kebaikan bisa menjangkau luas kalau dikemas kreatif. Kami harap Desa Pupuyuan bisa menjadi contoh bagi desa lain dalam memanfaatkan teknologi untuk hal positif,” pungkas Abdul Sani.

Ia juga menambahkan, keberhasilan dalam lomba ini tidak luput dari bimbingan dan arahan pihak kecamatan serta dukungan dari pemerintah kabupaten yang turut membantu sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan.

“Kami sangat berterima kasih atas pendampingan dan motivasi dari Kecamatan Lampihong serta Pemkab Balangan yang selalu hadir memberikan dukungan nyata,” tuturnya.

Sementara itu, Camat Lampihong Hj. Mariani turut mengapresiasi prestasi yang diraih oleh Desa Pupuyuan. Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja sama yang solid antara pemerintah desa, TP-PKK, dan seluruh elemen masyarakat.

“Kami sangat bangga atas prestasi ini. Keberhasilan Desa Pupuyuan menjadi Juara II di tingkat provinsi adalah bukti bahwa desa kita memiliki semangat luar biasa untuk berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman,” ucapnya.

Hj. Mariani juga berharap capaian ini menjadi motivasi bagi desa-desa lain di Kecamatan Lampihong. “Semoga semangat dari Desa Pupuyuan bisa menular ke desa lain untuk terus berkreasi, terutama dalam mendidik dan melindungi generasi muda di era digital,” pungkasnya. (Wartabanjar.com/Alfi)

Editor Restu