Jelang Australia Open 2025, Pelatih Evaluasi Menyeluruh untuk Raymond/Nikolaus

Andrei juga menyebut variasi pertahanan yang belum optimal. Pada laga final, Raymond/Joaquin justru terbawa pola permainan aman yang diinginkan lawan.

“Padahal dari bola atas serangan mereka bisa menghasilkan banyak poin. Variasi defence harus lebih kaya agar tidak mudah dibaca,” ujarnya.

Meski begitu, Andrei mengapresiasi perkembangan keduanya yang sudah menembus final dalam dua keikutsertaan di turnamen BWF Super 300.

Ia berharap pengalaman di Korea Masters bisa menjadi modal penting menghadapi tantangan yang lebih berat pekan depan.

“Semoga di turnamen selanjutnya, Australia Open, mereka bisa evaluasi lagi apa yang kurang di sini, karena nanti levelnya lebih tinggi,” pungkas Andrei. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)

Editor: Andi Akbar