Setelah dibawa ke bengkel, teknisi melakukan
pemeriksaan dan menguras tangki bahan bakar.
Ditemukan bahwa kualitas pertalite yang
digunakan diduga buruk dan menjadi penyebab utama masalah pada kendaraan tersebut.
Mobil yang semula dalam kondisi baik, kini mengalami gangguan akibat bahan bakar yang tidak sesuai standar.
“Disarankan untuk lebih teliti dalam memilih sumber bahan bakar yang berkualitas,” tulis keterangan unggahan. (Wartabanjar.com/atoe)
Editor Restu







