Selain perangkat desa, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari jajaran Forkopimcam Awayan, termasuk Kapolsek Awayan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta perwakilan Satpol PP dan Kesbangpol Kabupaten Balangan yang turut mendampingi jalannya penilaian.
Dalam proses penilaian, tim provinsi memeriksa berbagai aspek, mulai dari kelengkapan sarana pos, jadwal ronda, keterlibatan masyarakat, hingga inovasi yang diterapkan. Salah satu hal yang mendapat perhatian adalah sistem komunikasi warga yang cepat saat terjadi situasi darurat.
Ketua tim penilai, melalui perwakilan DPMD Provinsi Kalsel, mengapresiasi kesiapan dan kekompakan masyarakat Desa Pematang.
“Yang kami lihat di sini bukan hanya fasilitas, tapi semangat warganya. Ini menjadi contoh nyata partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan bersama,” katanya.
Di akhir kegiatan, warga Desa Pematang berharap hasil penilaian ini dapat memberikan hasil terbaik bagi Kabupaten Balangan. Namun lebih dari itu, mereka ingin semangat menjaga keamanan dan gotong royong yang sudah terbentuk terus dipertahankan tanpa menunggu ajang lomba berikutnya. (Wartabanjar.com/Alfi)
Editor Restu







