Ia menambahkan bahwa pemindahan napi berisiko tinggi ke Nusakambangan telah menjadi bagian dari kebijakan untuk menjaga “zero narkoba” di lingkungan lapas dan rutan.
Langkah Tegas yang Penuh Pesan
Pemindahan Ammar tak lepas dari konteks bahwa selama menempati Rutan Salemba, ia dituduh tetap menjalankan aktivitas peredaran narkoba—termasuk menggunakan aplikasi untuk komunikasi dengan luar lapas.
Dengan status “high risk”, pengamanan dan mekanisme pembinaan yang diterapkannya akan jauh lebih ketat dibanding narapidana biasa.
Pemindahan ini juga disoroti sebagai bentuk “peringatan keras” bahwa tidak ada toleransi terhadap narapidana yang menyalahgunakan institusi pemasyarakatan untuk aktivitas kriminal.(Wartabanjar.com/Berbagai Sumber)
editor: nur muhammad







