“Setiap tahun banyak jamaah datang dari luar daerah. Kami ingin mereka merasa nyaman, bisa beristirahat, makan, dan melanjutkan ibadah dengan tenang. Ini bentuk kecil rasa syukur dan kepedulian kami,” ujar Taufik, mewakili warga Lamida Bawah.
Ia menambahkan, semangat gotong royong warga dalam menyiapkan rest area, tenda, hingga makanan merupakan wujud nyata solidaritas masyarakat Balangan yang terus hidup hingga kini.
“Alhamdulillah, semua dilakukan bersama-sama. Ada yang masak, ada yang bantu melayani jamaah. Semoga kegiatan seperti ini terus bisa kami lakukan setiap tahun,” tambahnya.
Haulan Datu Kandang Haji dikenal sebagai salah satu kegiatan keagamaan terbesar di Kabupaten Balangan. Acara ini tidak hanya menjadi momen spiritual, tetapi juga wadah memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan tradisi gotong royong masyarakat Banua. (Wartabanjar.com/Alfi)
Editor Restu







