WARTABANJAR.COM – Peringatan dini banjir rob kembali melanda sebagian wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Selasa (14/10).
Banjir rob terjadi karena adanya fase bulan purnama bertepatan dengan perigee (jarak bumi terdekat dengan bulan) berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum.
Potensi banjir rob terjadi di pesisir wilayah Kalimantan Selatan berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut.
Baca Juga Kejari Tabalong Tahan Tersangka Korupsi Bank BUMN Senilai Rp 4 Miliar
Masyarakat pesisir pantai diimbau agar selalu waspada untuk mengantisipasi dampak pasang maksimum air laut dan fenomena banjir pesisir (rob).
Pasang maksimum berpotensi terjadi di wilayah Perairan Muara Sungai Barito pada 11 – 19 Oktober 2025 pukul 23.00-06.00 WITA dengan ketinggian maksimun mencapai 2.9 m.
Wilayah berpotensi terdampak:
Pesisir Perairan Barito Kuala (Batola), Banjar, Banjarmasin dan Tanah Laut.
Hal ini berdampak pada terganggunya aktivitas keseharian masyarakat dan transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti kegiatan bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta perikanan darat. (Wartabanjar.com/atoe)
Editor Restu

