WARTABANJAR.COM, BANJARBARU- Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalimantan Selatan, Hj. Fathul Jannah Muhidin menghadiri dan membuka secara resmi acara Sosialisasi Kebijakan dan Implementasi Posyandu 6 Bidang SPM, Senin (10/13/2025) pagi.
Bertempat di Hotel Novotel, Banjarbaru, sosialisasi ini menjadi wujud nyata upaya TP Posyandu Provinsi Kalsel dalam menyukseskan Implementasi Posyandu 6 Bidang SPM di Kalsel.
Meski keberhasilan meraih Peringkat Satu Nasional dalam lomba Tim Pembina Posyandu Provinsi tahun 2025 pada 22 September 2025 yang lalu telah menjadi salah satu bukti kerja keras TP Posyandu Provinsi Kalsel, Hj. Fathul Jannah dalam sambutannya mengingatkan bahwa perjuangan TP Posyandu Provinsi Kalsel harus terus berjalan.
“Kita patut berbangga bahwa upaya kita dalam mengintegrasikan pelayanan dasar melalui Posyandu 6 Bidang SPM telah diakui secara nasional, bahkan meraih predikat Terbaik Juara Nasional,” katanya.
Pencapaian ini adalah buah dari semangat Waja Sampai Kaputing, imbuhnya, yang diwujudkan dari dedikasi luar biasa para kader di setiap pelosok desa.
“Mari kita pertahankan dan terus berupaya menjadi lebih baik lagi, agar program kita dapat menyentuh lapisan masyarakat terbawah,” sampainya.
Pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini, ujarnya, memiliki tiga tujuan utama yang menjadi landasan bagi keberhasilan implementasi program di tingkat desa/kelurahan.
“Untuk memberikan pemahaman yang utuh dan seragam mengenai kebijakan Posyandu 6 Bidang SPM. Kemudian meningkatkan kapasitas pelayanan, memperkuat pengetahuan dan keterampilan para kader dan pelaksana di lapangan, serta mendorong sinergi lintas sektor dan mewujudkan koordinasi dan kolaborasi yang efektif antar OPD, TP PKK, pemerintahan desa/kelurahan dan mitra pembangunan,” bebernya.
Di Kalsel, Posyandu telah bertransformasi menjadi subjek pembangunan manusia melalui peningkatan pelayanan di segala sektor masalah sosial masyarakat.
Di akhir sambutan, tak lupa ia menitipkan sebuah pesan dan harapan agar para kader dan peserta dapat mengimplementasikan materi yang didapatkan dengan baik.
“Posyandu ini merupakan garda terdepan pelayanan publik, tempat masyarakat bisa mendapatkan akses layanan secara cepat dan dekat. Ulun berharap melalui sosialisasi ini, setiap materi dapat diimplementasikan dengan baik, dan dapat menjadikan Posyandu sebagai model penggerak kesejahteraan masyarakat,” harapnya.







