Ia mendorong para guru untuk senantiasa cepat beradaptasi terhadap perkembangan teknologi, agar dapat melaksanakan metode ajar yang sesuai.
”Saya akan sangat menghargai usaha rekan-rekan guru sekalian terhadap upaya peningkatan kompetensi dan profesionalitas diri. Manfaatkan kegiatan jambore ini sebagai ajang untuk berbagi ilmu dan inspirasi dalam meningkatkan kualitas dan daya saing para pendidik paud. Semoga selepas kegiatan jambore ini, para peserta mendapatkan wawasan dan inspirasi baru, untuk mendukung kinerja dan dedikasinya yang luar biasa,” pungkas Muhidin.
Sementara itu, Bunda PAUD Kalsel, Hj Fathul Jannah dalam sambutannya mengatakan, agar kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi, peningkatan kapasitas para pendidik PAUD, penguatan solidaritas, dan sumber inspirasi baru untuk memajukan pendidikan anak usia dini.
“Selain itu, diharapkan para pendidik dapat membawa pulang pengalaman berharga dan ide baru untuk diaplikasikan di daerah masing-masing, sekaligus memperkuat sinergi dan kolaborasi antara pendidik PAUD,” kata Hj. Fathul Jannah.
Sebelumnya, senada dengan Gubernur Kalsel, Ketua Umum PP HIMPAUDI, Betti Nuraini dalam sambutannya menekankan Pentingnya kolaborasi untuk menghasilkan generasi emas 2045 yang berkarakter.
“Tentu saja upaya ini tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan memerlukan kerja sama dari semua pihak. Dan saya yakin Pak Gubernur dan para Bupati Walikota di Kalsel bisa mendukung dan memperjuangan hak-hak para guru PAUD di Kalsel seperti mewujudkan kesetaraan dan meningkatkan kesejahteraan mereka,” tutur Betti.
Untuk diketahui, acara Jambore juga dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan Kalsel serta Bunda Paud Kabupaten/Kota se-Kalsel. (Wartabanjar.com/adpim)
Editor Restu







