Satukan Visi Atasi Stunting dan Pernikahan Dini, TP PKK se-Kalsel Gelar Evaluasi Perdana di Tanah Laut

WARTABANJAR.COM, PELAIHARI- Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dari seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Selatan merapatkan barisan dalam sebuah pertemuan evaluasi strategis.

Kabupaten Tanah Laut didapuk menjadi tuan rumah perdana dalam kegiatan yang berlangsung di Pantai Batakan Baru, Jumat (10/10/2025).

Dalam agenda pertemuan 6 bulanan ini, penguatan sinergi dan koordinasi menjadi fokus utama untuk mempercepat realisasi 10 program pokok PKK di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.

Acara ini dihadiri oleh 250 peserta yang terdiri dari pengurus TP PKK tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga tingkat kecamatan dan desa.

Ketua Panitia Pelaksana, Rika Amalia, S.STP., M.Si., yang juga menjabat sebagai Ketua Pokja III TP PKK Tanah Laut, melaporkan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menciptakan momentum evaluasi dalam suasana yang santai namun tetap substansial.

“Alhamdulillah kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik berkat kerja sama dan dukungan semua pihak. Pertemuan ini kami kemas dengan suasana yang santai namun tetap bermakna,” katanya.

Kegiatan dibuka dengan senam tulang sehat, kemudian dilanjutkan dengan acara resmi dan ditutup dengan fun game untuk mempererat keakraban antar pengurus TP PKK.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Tanah Laut, Hj. Dian Rahmat, menyambut hangat kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya sebagai lokasi pertama pelaksanaan agenda penting ini.

Menurutnya, pertemuan ini menjadi ajang krusial untuk saling bertukar pikiran dan inspirasi.

“Merupakan suatu kebanggaan bagi kami, TP PKK Kabupaten Tanah Laut, dapat menjadi tuan rumah pertama bagi pertemuan enam bulanan TP PKK se-Kalimantan Selatan. Melalui kegiatan ini, kita dapat mempererat silaturahmi, memperkuat koordinasi, serta saling berbagi pengalaman dan inspirasi dalam pelaksanaan 10 program pokok PKK di daerah masing-masing,” ujar Hj. Dian.

Ia menekankan, forum ini adalah wadah untuk mengidentifikasi tantangan dan kelemahan dalam pelaksanaan program, sehingga dapat segera dicarikan solusi bersamanya.

“Pertemuan ini adalah bentuk nyata dari upaya kita untuk mendorong TP PKK agar bekerja lebih baik dan lebih cepat, sekaligus mengenali kendala dan kelemahan dalam pelaksanaan program agar bisa kita perbaiki bersama,” tuturnya.