WARTABANJAR.COM, TANJUNG — Wujud nyata kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat kembali terlihat di Kabupaten Tabalong. Melalui Polres Tabalong, sebanyak 1.400 sak beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) resmi didistribusikan ke seluruh Polsek jajaran untuk dijual murah kepada warga, Selasa (7/10/2025) pagi.

Aksi sosial ini dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Tabalong, AKP Dedi Indarto, sebagai langkah strategis mendukung program pemerintah dalam menjaga stabilitas harga beras dan mengendalikan inflasi di wilayah Tabalong.

Beras SPHP berkemasan 5 kilogram ini berasal dari Gudang Bulog Hulu Sungai Tengah (HST) di Pantai Hambawang Timur sebelum dikirim ke tiap Polsek. Selanjutnya, beras akan disalurkan ke masyarakat di wilayah binaan masing-masing melalui peran aktif para Bhabinkamtibmas.

BACA JUGA: TANAH LAUT PECAHKAN REKOR! 2.655 PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat, Jadi Pelopor Nasional!

Tahap awal pendistribusian dimulai dari Polsek Kelua, dengan total 120 sak beras SPHP yang akan dijual ke 12 desa di Kecamatan Kelua. Harga jualnya pun sangat terjangkau, hanya Rp56.500 per sak (5 Kg) — jauh di bawah harga pasaran saat ini.

Polri Hadir untuk Stabilitas dan Kepedulian

Dalam keterangannya, AKP Dedi Indarto menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen Polri untuk hadir membantu masyarakat secara langsung.

“Kami ingin memastikan beras SPHP ini sampai ke masyarakat dengan harga stabil dan mudah didapat. Melalui Bhabinkamtibmas di tiap desa, pendistribusian akan dilakukan secara tertib, adil, dan tepat sasaran,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak segan menghubungi Bhabinkamtibmas atau datang langsung ke Polsek terdekat apabila ingin membeli beras SPHP tersebut.

Sementara itu, Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla, melalui Kasi Humas Iptu Joko Sutrisno, menyampaikan apresiasi atas gerak cepat jajarannya dalam mendukung distribusi pangan bersubsidi ini.

“Inilah bentuk nyata Polri hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga membantu menstabilkan ekonomi daerah melalui dukungan terhadap program SPHP pemerintah,” ujar Joko.