WARTABANJAR.COM, PARINGIN– Pengawasan Pemilu tak hanya berbicara soal hari pencoblosan.
Di masa nontahapan pun, upaya menjaga kualitas demokrasi terus dilakukan.
Hal inilah yang mendorong Bawaslu Kabupaten Balangan menggandeng Universitas Sapta Mandiri (UnivSM) untuk memperkuat pengawasan partisipatif di lingkungan kampus.
Ketua Bawaslu Balangan, Rosmelyanoor, menjelaskan bahwa mahasiswa memiliki potensi besar sebagai penggerak kesadaran demokrasi di masyarakat.
“Kita ingin agar pengawasan Pemilu tidak hanya menjadi urusan penyelenggara, tapi juga menjadi gerakan bersama. Mahasiswa bisa menjadi agen edukasi politik yang kritis dan berintegritas,” ungkapnya.
BACA JUGA: 6 Bencana Jadi Ancaman Wilayah Kalsel Termasuk Puting Beliung







