WARTABANJAR.COM, SEMARANG – Laga PSIS Semarang vs Barito Putera di Stadion Jatidiri, Semarang, Sabtu (4/10) malam jadi pertandingan pertama PSIS usai berpisah dengan pelatih kepala Kahudi Wahyu.
Caretaker PSIS, Ega Raka akan memimpin tim berjuluk Mahesa Jenar saat menjamu Laskar Antasari nanti.
Dia menegaskan timnya sudah belajar banyak dari tiga laga sebelumnya yang belum berbuah hasil manis.
Baca Juga MINIBUS RINGSEK Usai Kecelakaan di Pelaihari! Penumpang Terjepit, Petugas Evakuasi Berjalan Dramatis
Tiga laga dengan tiga kekalahan sebelumnya disebut Ega Raka menjadi pembelajaran untuk menghadapi Barito Putera.
“Pertandingan yang sangat penting buat kami. Kami sudah sepakat untuk bangkit, dan insya Allah bisa meraih poin penuh. Yang pasti kami tidak mau gagal lagi. Apalagi ini laga di kandang kami,” kata Ega Raka.
PSIS akan tampil berbeda dibanding laga-laga sebelumnya. Ini terkait bakal hadirnya pemain asing di lini pertahanan yakni Marco Ivanovic.
“Gelandang asing asal Brasil, Luan Diaz juga akan dipasang,’’ ucap Ega Raka lagi.
Mengenai kekuatan Barito Putera, dia mengakui lawan memiliki deretan penggawa yang berkualitas.
“Barito Putera memang dikenal sebagai tim mewah di Grup Timur. Mereka punya banyak pemain berpengalaman. Tapi bukan berarti mereka tanpa celah. Kami sudah menyiapkan formula untuk mengantisipasi kekuatan mereka,” dia menegaskan.
Motivasi untuk bangkit juga dikibarkan pemain senior PSIS, Delvin Rumbino. “Semua tahu Barito Putera punya banyak pemain top. Tapi ini rumah kita. Main di kandang kita sendiri, harus kasih yang terbaik. Kita harus menang,” kata Delvin Rumbino. (Wartabanjar.com/rilis)
