“Hasil tiga laga kemarin sudah menjadi bahan evaluasi. Rotasi pemain salah satu solusi. Marco yang sempat terkena sanksi sudah bisa bermain, begitu juga Luan. Kami harap kehadiran mereka memberi energi baru,” ujarnya.
Meski demikian, PSIS sadar tantangan yang dihadapi tidak mudah. Barito Putera datang dengan catatan impresif, meraih tiga kemenangan beruntun sejak awal kompetisi.
“Kita tahu Barito tim bagus, bahkan bisa dibilang bertabur bintang. Tapi sepak bola adalah permainan kolektif. Mereka tetap punya kelemahan, dan itu sudah kami siapkan dalam latihan. Saya percaya anak-anak bisa tampil maksimal,” imbuhnya.
Disisi lain, pelatih Barito Putera, Stefano “Teco” Cugurra, menekankan pentingnya fokus meski timnya tengah dalam tren positif.
“Persiapan kami berjalan baik, semua pemain bekerja keras. PSIS tetap tim berkualitas, jadi kami tidak boleh lengah,” tegas Teco.
Pelatih asal Brasil tersebut menilai kemenangan beruntun Barito hanyalah awal. Konsistensi, kata dia, menjadi faktor utama untuk tetap bersaing hingga akhir musim.
“Memang start kami lebih baik, tapi setiap laga sama pentingnya. Kami harus konsisten, bekerja keras seperti di tiga pertandingan sebelumnya,” pungkasnya. (Wartabanjar.com/inilahjateng.com)
Editor Restu







