WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Dunia tenis pria tengah menyaksikan lahirnya rivalitas baru yang diprediksi akan mendominasi satu dekade ke depan. Carlos Alcaraz dan Jannik Sinner kini bukan sekadar bintang masa depan, tetapi dua penguasa baru ATP yang bersaing ketat dalam memperebutkan gelar, rekor, dan status nomor satu dunia.
Persaingan keduanya semakin memanas setelah Alcaraz meraih gelar kedelapan musim ini di Japan Open 2025. Petenis Spanyol berusia 22 tahun itu kini mencatatkan 67 kemenangan dan berpotensi melewati rekor 73 kemenangan yang dipegang oleh Sinner pada musim yang sama. Torehan tersebut menandai duel jarak dekat di puncak tenis dunia, dengan Alcaraz dan Sinner terus saling dorong dalam perburuan prestasi.
Sinner lebih dulu tampil impresif di paruh pertama musim 2025. Ia merebut titel Wimbledon setelah menumbangkan Alcaraz di final, sekaligus mempertegas statusnya sebagai petenis paling konsisten di Grand Slam tahun ini. Namun Alcaraz membalasnya dengan rentetan gelar besar di paruh kedua musim, termasuk Cincinnati Masters 1000, US Open, dan Japan Open.
Keduanya kini bukan hanya bersaing dalam jumlah trofi, tetapi juga dalam hal dominasi di setiap lapangan. Alcaraz dikenal dengan gaya permainan eksplosif, kecepatan kaki luar biasa, serta kreativitas pukulan yang sulit diprediksi. Sementara itu, Sinner mengandalkan konsistensi, ketenangan, dan keakuratan serangan dari baseline yang membuatnya hampir tak tergoyahkan dalam rally panjang.
Rivalitas mereka pun menciptakan euforia baru di dunia tenis yang terakhir kali melihat persaingan seketat ini pada era Roger Federer, Rafael Nadal, dan Novak Djokovic. Bedanya, kali ini kedua pemain muda itu masih berada di awal masa keemasan mereka, menjanjikan pertarungan sengit selama bertahun-tahun ke depan.
